Kalau Indonesia ini film, genre-nya jelas: komedi satir bercampur thriller politik. Adegannya padat, tiap minggu ada aja episode baru yang bikin netizen geleng-geleng, marah, tapi ujung-ujungnya ketawa miris. Yuk kita recap “season terbaru” republik +62 yang lagi trending.
Episode 1: DPR Jadi Sultan, Rakyat Jadi Penonton Gratis
Di saat rakyat masih mikirin cicilan motor dan harga beras, wakil rakyat malah dikasih tunjangan hunian Rp50 juta per bulan. Iya, benar, "LIMA PULUH JUTA". Padahal, kontrakan petak + galon isi ulang aja udah bikin kepala pusing.
Demo pun pecah besar-besaran 25–26 Agustus. Ribuan mahasiswa, buruh, sampai ojol turun ke jalan. Simbolnya? Bukan bendera partai, tapi bendera One Piece. Katanya, biar jelas kalau yang mereka lawan itu “kaum elit dunia baru” ala Tenryubito. Kreatif? Banget. Ironis? Lebih banget lagi.
Episode 2: Polisi vs Ojol -“Justice for Affan”
Di tengah kericuhan demo DPR, satu tragedi bikin publik makin ngamuk: ojol terlindas mobil barracuda Brimob.
Korban bernama Affan Kurniawan dilaporkan meninggal, dan satu lagi—Moh. Umar Amirudin—kritis. Netizen ngamuk: "Lah, kok rakyat kecil yang cuma nyari nafkah malah jadi korban sampingan?"
Kapolri buru-buru minta maaf, Propam turun tangan, 7 anggota Brimob diamankan. Tapi masyarakat keburu nyinyir: “Lha, kalau cuma minta maaf doang mah, Indomie juga bisa.”
Episode 3: Pajak Naik, Dompet Rakyat Makin Tipis
Seakan nggak cukup, pajak bumi dan bangunan (PBB) di beberapa daerah melonjak sampai 1000%. Orang baru juga sadar kalau rumah warisan kakeknya lebih mahal pajaknya daripada harga bangunan itu sendiri. Hasilnya? Demo lagi.
Kata rakyat: “Kami nggak keberatan bayar pajak, asal fasilitas publik ada wujudnya.” Nyatanya, yang kelihatan cuma jalan bolong, sekolah reyot, dan pejabat nyengir di berita.
Episode 4: TNI Serba Bisa, dari Sawah sampai Obat
Presiden Prabowo bikin gebrakan: militer masuk urusan sipil. Ada batalyon TNI yang sekarang ngurus pertanian, bikin obat, bahkan ikut proyek reklamasi.
Netizen langsung nyeletuk: “Wih, TNI multitalenta! Tinggal nunggu aja Divisi Kopi Susu Angkatan Darat.” Tapi yang ngeri, banyak yang bilang ini mirip nostalgia Orde Baru versi 2.0.
Episode 5: Chromebook Rp9,9 Triliun & Pertamina Rp968 Triliun
Korupsi? Tenang, masih jadi tontonan utama.
-
Kasus Chromebook: Rp9,9 triliun buat laptop yang katanya buat anak sekolah, tapi sinyal aja masih lemot di pelosok.
-
Skandal Pertamina: rugi Rp968,5 triliun karena mainan BBM campuran. Kalau duit segitu dibagi rata, tiap warga Indonesia bisa jadi sultan dadakan.
Tapi ya gitu, ujungnya: rakyat cuma bisa geleng kepala sambil bikin meme.
Episode 6: Badru Kepiting, Sang Bintang Demo
Di tengah gas air mata, muncul sosok bocah bernama Badru. Videonya viral: jalan santai, kuping ditutup, kayak nggak peduli kericuhan di sekitarnya. Netizen langsung angkat dia jadi ikon generasi tahan banting. “Ini anak lebih kuat mentalnya daripada anggota DPR,” kata warganet.
Episode 7: Tagar #KaburAjaDulu
Karena semua keruwetan ini, netizen mencetuskan slogan baru: #KaburAjaDulu.
Artinya jelas: daripada stress nonton negeri makin bobrok, mending kabur kerja ke luar negeri. Ironi abadi negeri +62: orang pinter malah kabur, yang bertahan cuma rakyat yang makin terbiasa disakitin.
Jadi, gimana kondisi Indonesia sekarang?
-
DPR jadi “sultan dadakan.”
-
Ojol malah jadi korban pengamanan.
-
Pajak naik, korupsi makin gaya.
-
Militer nongol di sawah.
-
Rakyat? Cuma bisa demo, bikin meme, lalu kembali kerja keras.
Kalau republik ini disulap jadi reality show, ratingnya pasti tinggi. Sayangnya, kita bukan penonton—kita adalah pemeran figuran yang ikut nanggung semua biayanya.
👉 Jadi, mau ikut demo, bikin meme, atau pilih #KaburAjaDulu?
Komentar
Posting Komentar